Juve Jadikan Trezeguet Sebagai Duta Klub

Juventus memberikan tanggung jawab anyar pada bekas bintangnya, David Trezeguet. Lelaki dari Prancis itu resmi diangkat menjadi duta klub yang baru selama 3 musim ke depan. Petualangan karier Trezeguet memang tidak dapat terlepas dari Si Nyonya Tua. 11 musim membela Juve, dia berhasil mendapat banyak penghargaan prestisius. Lebih lanjut ia pun bersedia bertanding di Serie … Continue reading “Juve Jadikan Trezeguet Sebagai Duta Klub”

Juventus memberikan tanggung jawab anyar pada bekas bintangnya, David Trezeguet. Lelaki dari Prancis itu resmi diangkat menjadi duta klub yang baru selama 3 musim ke depan.

Petualangan karier Trezeguet memang tidak dapat terlepas dari Si Nyonya Tua. 11 musim membela Juve, dia berhasil mendapat banyak penghargaan prestisius. Lebih lanjut ia pun bersedia bertanding di Serie B kala tim dari Turin ini turun kasta karena skandal Calciopoli.

Kesetiaan itu juga yang membikin petinggi Si Nyonya Tua tidak berpikir panjang menunjuk sang pemain. Dewan klub juga meminta bekas anak asuhnya ini dapat memperkenalkan Juventus secara global.

“David Trezeguet merupakan ikon Juventus sejati. Jadi hari ini kami secara resmi menunjuknya menjadi duta tim kami meneruskan hubungan yang sejauh ini telah berjalan amat gemilang,” begitu rilis resmi Juventus sebagaimana ditulis Football Italia.

“Untuk 3 musim ke depan, Trezeguet bakal memperkenalkan merk Juventus pada bidang pengembangan komersial global. Tim sekarang amat memusatkan perhatian pada pendekatan 2 cabang yang menggabungkan kesuksesan di lapangan serta pengembangan komersial di seluruh dunia serta Trezeguet bakal jadi duta yang sempurna dan dapat mengundang tidak sedikit suporter serta sponsor,” lanjut pernyataan itu.

Tak dapat dibantah jika Juventus sekarang jadi satu-satunya kesebelasan Italia dengan kekuatan bisnis paling konsisten. Di samping penampilan yang mengesankan Paulo Dybala dkk di rumput hijau, mereka pun selalu memperluas jaringan bisnis tim.

Tokoh Bulu Tangkis Malaysia Sebut Skandal Asmara Momota sebagai Hal Krusial

Skandal cintanya yang sedang menimpa Kento Momota kenyataannya lumayan menyita perhatian tokoh bulu tangkis salah satu diantaranya merupakan pelatih Ho Khek Mong.

Ho selaku pelatih kesebelasan bulu tangkis Malaysia berjuluk Ampang Jaya BC ingin mendatangkan Momota buat Liga Purple League 2018/2019.

Tapi, tentang skandal cintanya yang sedang menimpa juara dunia 2018 itu Ho perlu mengonfirmasi ke pelatih Momota.

“Saya sudah mengonfirmasi ke pelatihnya dan kabar itu tak benar, ” tutur Ho seperti dilansir BolaSport. com dari The Star.

“Konferensi pers bakal diresmikan oleh pelatih mereka (untuk meluruskan prasangka tersebut), ” katanya.

Mo menyatakan apabila skandal yang menimpa Momota sekarang kemungkinan bakal membesar apabila tak cepat diselesaikan.

Itu tak lain sebab tempat Momota sekarang merupakan pebulu tangkis tulang punggung Jepang yang menempati peringkat 1 dunia.

“Dia merupakan juara dunia jadi hal sepele seperti itu dapat jadi sesuatu yang besar di Jepang, ” tutur Ho menyatakan.

Banyak masa kemarin, Momota digosipkan menyelesaikan malam bareng kawan wanita sepelatnas di asrama Ajinomoto National Training Center, Jepang.

Sebelum tersangkut skandal cintanya, Momota diberi hukuman larangan bermain sepanjang 15 bulan sebab bisa dibuktikan berbuat judi ilegal.

Apabila soal skandal cintanya sudah rampung, Ho meminta Momota bakal terbang ke Malaysia buat jadi salah satu bagian dari Ampang Jaya BC di dalam Purple League 2018/19 yang bakal berlangsung pada Desember nanti.

Kasus Tuduhan Pemerkosaan Ronaldo Mencuat, Juve Alami Kerugian

Kasus tudingan pemerkosaan yang diterima Cristiano Ronaldo telah menghantarkan dampak yang besar untuk kesebelasannya sekarang, Juventus.

Walau telah terpendam sepanjang 9 musim, kasus tudingan pemerkosaan ini sekarang balik lagi mencuat menuju permukaan. Ronaldo diduga sudah berbuat tindakan asusila kepada salah satu perempuan dari Amerika Serikat berjuluk Kathryn Mayorga di Juni 2009 silam.

Walau begitu, Massimiliano Allegri (kepala juru tak-tik Juventus) tak sekalipun ragu dengan profesionalisme Ronaldo meski tengah terjerat kasus tidak main-main.

“Cristiano baik-baik saja. Aku memang baru mengenalnya sepanjang 3 bulan, ” tutur Allegri diberitakan dengan BolaSport. com melalui CNBC.

“Namun aku bisa menyatakan jika di dalam 15 musim kariernya ia sudah memperlihatkan profesionalisme serta keseriusan yang raksasa bagus didalam serta pada luar lapangan,” katanya.

Tidak dapat dibantah sejak kasus ini mencuat, saham Juventus menurun yang lumayan besar yakni senilai dua puluh persen. Tidak hanya merugikan Juventus, Ronaldo pun terancam ditinggalkan dengan sponsor jika tudingan pemerkosaan ini bisa dibuktikan.

Inter Milan Pastikan Tiada Proposal Datang Tuk Mauro Icardi

Tim Liga Italia, Inter Milan membuat tanggapan hal-hal yang berkaitan dengan gosip keberangkatan Mauro Icardi di bursa transfer tahun ini. Pihak Inter mengatakan bahwa tiada proposal yang datang bagi sang ujung tombak serta mereka mempunyai rencana guna memperpanjang komitmen sang ujung tombak di kesebelasan.

Kompetisi musim kemarin Icardi main impresif dengan Inter Milan. Dia sukses menyabet title pencetak gol terbanyak Liga Italia dengan Ciro Immobile dengan perolehan 29 skor.

Penampilan impresif Icardi ini mengundang ketertarikan sejumlah tim. Beberapa nama kayak Chelsea, Juventus serta Real Madrid dikatakan menginginkan tanda tangan sang ujung tombak di kompetisi musim berikutnya.

Tapi pihak Inter mengelak jika sang striker bakal keluar dari Giuseppe Meazza. “Icardi merupakan kapten Inter dan dia mempunyai komitmen dengan kami,” ungkap Alessandro Antonello pada Rai Gr Parlamento dilansir dari situs Liga Inggris.

Antonello jua mengatakan jika pihak Inter sedang memperjuangkan supaya sang ujung tombak meneken komitmen anyar di dalam waktu dekat.

“Tawaran Datang? Hingga saat ini saya dapat mengatakan bahwa tidak ada proposal yang datang tuk Mauro.”

“Untuk kala ini terdapat keinginan dari ke-2 pihak tuk memperpanjang kesepakatannya di sini. Kami bakal berjumpa beberapa pekan lagi guna berdiskusi lalu semoga saja kami dapat saling memuaskan hasrat semua pihak.”

Antonello sendiri pun mengungkapkan jika pihaknya juga bakal membicarakan komitmen anyar buat Luciano Spalletti.

Manajer berkepala plontos tersebut sukses menghantarkan Inter finish di area Liga Champions pada kompetisi musim kemarin lalu dia menganggap jika sang manajer patut mendapat pujian.

“Dia [Spalletti] masih terikat komitmen dengan kami juga untuk sejumlah pekan ke depan kami bakal membicarakan tentang pembaharuan komitmen sang manajer.” tutupnya.

Selama ini Inter Milan telah menghadirkan empat punggawa menuju Giuseppe Meazza. mereka merupakan Radja Nainggolan, Stefan De Vrij Matteo Politono kemudian Kwadwo Asamoah.

5 Kandidat Penerus Cristiano Ronaldo di Real Madrid

Masa depan Ronaldo di Madrid tetap tidak ada kejelasan. Hingga saat ini sang pemain sepakbola tetap diam tentang masa depannya. Ronaldo pernah menyatakan ketidakpastian masa depannya di ibu kota Spanyol, tak lama sehabis menjadi jawara Liga Champions. Superstar Portugal tersebut mengisyaratkan ingin keluar dari Santiago Bernabeu. Talenta berjuluk CR7 tersebut saat ini lagi dikait-kaitkan dengan PSG, Manchester United serta Juventus. Bila sang superstar betul-betul cabut saya jamin Madrid mesti mencari penerusnya. Di bawah ini 5 pesepakbola yang dapat menggantikan Cristiano Ronaldo di Real Madrid sebagaimana menurut
berita bola.

Leroy Sane – Tidak sedikit yang memasalahkan Pep Guardiola sehabis dia menandatangani Leroy Sane seharga 45 juta poundsterling. Walaupun demikian, pesepakbola sayap Jerman tersebut dapat meyakinkan seluruh pihak dengan performanya. Bedasarkan informasi yang kami kumpulkan dari website
Liga Inggris Sane main amat gemilang di kompetisi musim keduanya membantu City. Dia memainkan fungsi vital didalam menghantarkan City mendapat title jawara Premier League kompetisi musim kemarin. Sane telah membuktikan dirinya menjadi salahsatu sayap sangat tajam. Pencoretan Sane dari tim Jerman pada Piala Dunia amat mengejutkan hingga armada Joachim Loew mesti balik sedikit awal.

Eden Hazard – Lumayan mengejutkan bila Eden Hazard tetap ada di tim yang finis ranking kelima di Premier League dan takkan berlaga di Liga Champions kompetisi musim berikutnya. Tapi, punggawa Belgia tersebut mengatakan jika masa depannya di Stamford bridge bergantung pada kegiatan tahune Blues di bursa perpindahan pemain pada bursa transfer tahun ini. Dampaknya, Hazard diprediksi oleh
https://elbrad.info/5-pemain-arsenal-yang-sukses-besar-di-bawah-didikan-wenger/ bakal hengkang dari Chelsea di dalam waktu dekat dan Florentino Perez bakal ada di tempat terdepan guna memprotek tanda tangannya. Punggawa berumur 27 tahun tersebut merupakan ancaman yang jelas untuk semua bek lawan. Tak kayak Cristiano Ronaldo, Hazard tidaklah pencetak skor yang produktif tapi ia dapat mengeluarkan keahlian terbaik semua pemain bola di sekelilingnya.

Mohamed Salah – Kompetisi musim 2017-18 merupakan kompetisi musim yang merubah karier Mohamed Salah dan dia menunjukkan permainan-permainan cemerlangnya di bawah didikan Jurgen Klopp. Data dari livescore Liga Italia talenta berumur 26 tahun tersebut membikin 44 gol di dalam 52 laga untuk Liverpool tergolong rekor 32 skor di Premier League. Gaya permainan-permain Salah amat identik dengan Ronaldo. Punggawa Mesir tersebut dapat membikin sejumlah goal bagi kesebelasannya. Namun ia bukanlah cuma pencetak skor. Salah mempunyai kecepatan dan keahlian dariibbling buat melalui pemain lawan dan mutu yang memungkinkan ia tajam di dalam sistem ‘pressing’ versi Jurgen Klopp.

Kylian Mbappe – dengan performa terakhirnya vs Argentina di fase 16 besar, Mbappe masuk di dalam list pemain bola terbaik di Piala Dunia 2018 dan mendapatkan tempat di dalam pantauan Florentino Perez. Presiden Real Madrid tersebut mempunyai kecenderungan buat menghadirkan bintang dari Piala Dunia kayak Mesut Ozil di tahun 2010 dan James Rodariíguez di tahun 2014. Dengan menandatangani talenta Prancis tersebut, wartawan
berita Bola terkini memprediksi Los Blancos bakal memiliki striker yang lincah dan penerus jangka lama untuk menggantikan Cristiano Ronaldo. Mbappe merupakan salahsatu punggawa sangat berpotensi di planet ini. Ia tak cuma dapat menggantikan Ronaldo dengan efektif, tapi malah dapat meneruskan keberhasilanya.

Neymar – Neymar kelihatannya bakal jadi alternatif pamungkas untuk Real Madrid bila Cristiano Ronaldo akhirnya mengambil keputusan buat keluar dari tim. Seperti yang dapat kita baca dari situs berita Liga 1 Indonesia Punggawa berumur 26 tahun tersebut mempunyai segala sesuatunya untuk cemerlang di Real Madrid. Di samping itu, kepindahannya bakal memungkinkan ia buat menghasilkan pasangan tajam dengan rekannya dari Brasil, Marcelo, di sayap kiri. Kembalinya Neymar menuju La Liga pun bakal menaikkan peluangnya buat meraih penghargaan Ballon d’Or yang sepanjang ini dikuasai oleh Ronaldo dan Lionel Messi.

Belgia Bisa Begitu Menakjubkan karena De Bruyne

Belgia jadi salahsatu kuda hitam di Piala Dunia 2018 Rusia sekarang ini. Walaupun tak disebut menjadi bagian dari klub-klub favorit jawara kayak Brasil, Prancis, Spanyol dan juga Argentina, tapi Belgia malah dapat menunjukkan permainan-permainan yang sangat konstan selama ini.

Team didikan Roberto Martinez tersebut berhasil mengoleksi 9 angka di babak grup hasil dari 3 keunggulan. Penampilan atraktif Belgia pun dipandang menjadi salahsatu yang sangat menjanjikan selama ini, karena klub-klub raksasa yang pernah kesulitan.

Adalah Romelu Lukaku serta Eden Hazard yang selalu jadi punggawa inti Belgia. Mereka telah menyumbangkan total 6 dari 9 skor yang diciptakan Belgia di Grup G. Tapi, untuk Roberto Martinez, terdapat punggawa yang lebih besar dari Lukaku dan Hazard di timnya.

Ya, Martinez memilih De Bruyne. Untuknya, walaupun tidak membikin sejumlah skor, adanya De Bruyne di kesebelasannya amat hakiki dan menciptakan timnya paripurna.

“Saya merasa Kevin De Bruyne telah menunjukkan penampilan terbeken tapi ia tidak terlalu disorot, ia esensial untuk cara kami berlaga,” terang Martinez disadur dari fourfourtwo seperti yang kami baca dari situs livescore Italia.

“Dia telah membuat dampak konsisten juga signifikan, yang umumnya berasal dari penantang title jawara, yang vital untuk kesebelasan mana juga.”

28 Juni yang lalu De Bruyne belum lama berulang tahun yang ke-27. Sekarang Martinez yakin permainan De Bruyne telah banyak berubah, sedikit dewasa, dan juga level penampilannya sedikit tinggi dari sebelumnya.

“Sekarang ia telah 27 tahun, sepanjang 2 tahun belakangan ia telah ada di kelas yang dahsyat, juga barangkali di dalam 16 bulan belakangan ia telah ada di pucuk kariernya.”

“Dan saya yakin ia membawa standar tinggi tersebut pada perjuangan kami di timnas,” pungkasnya menutup pembicaraan.

4 Hal yang Dapat Dipelajari Saat Inggris Bantai Panama

Inggris menang besar ketika bertemu Panama di pertandingan ke-2 Grup G Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, yang diselenggarakan pada hari Minggu (24/6) malam WIB. Armada three Lions meraih kemenangan dengan score mutlak 6-1. Harry Kane menyumbangkan sebagian dari jumlah skor yang dibuat Inggris. Sementara itu, 3 skor lain lahir dari performa John Stones (Dua skor) juga Jesse Lingard. Keunggulan tersebut menciptakan armada Gareth Southgate memastikan dirinya menembus fase 16 besar. Inggris sekarang mengoleksi 6 angka sehabis di laga sebelumnya meraih kemenangan vs Tunisia dengan score 2-1. Di bawah ini 4 pelajaran yang dapat dipetik dari keunggulan telak Inggris vs Panama sebagaimana menurut livescore liga Italia.

1. Bola Mati Trippier Vital – 5 dari 8 skor Inggris didalam 2 laga mereka di Piala Dunia tahun ini datang dari set piece yang diambil Kieran Trippier. Karena Inggris kerap kesusahan membuat kesempatan membikin skor di dalam laga, eksekusi bola mati Trippier dapat menyuguhkan kesempatan paling bagus untuk Three Lions tuk melaju jauh di Rusia. Tembakan penjuru serta tembakan bebasnya secara umum amat istimewa selama ini. Bila Trippier dapat mempertahankan konsistensi di dalam kondisi bola mati, ia tentu bakal jadi punggawa reguler Inggris di tahun-tahun yang akan datang.

2. Inggris Tidak Boleh Kehilangan Kane – Kane telah membikin 5 skor di dalam 2 laga di Rusia. Striker Tottenham tersebut sekarang jadi top skorer sementara Piala Dunia 2018. 2 skor di antaranya datang dari penalti, 2 lagi dari jarak dekat, lalu sisanya amat beruntung. Kane ada di tempat yang ideal pada saat yang ideal tuk Inggris kemudian memperlihatkan mutunya sebagai pencetak skor menakjubkan. Inggris tak boleh kehilangan punggawa berumur 24 tahun tersebut bila mereka pingin mempunyai peluang menjuarai Piala Dunia tahun ini.

3. Waktunya Sterling Dicoret – Superstar Manchester City tersebut tidak tajam di kelas internasional. Sterling memainkan fungsi vital di dalam 2 skor Inggris, tapi ia sebetulnya dapat membikin 1 skor dari jarak dekat. Terlepas dari sejumlah performa yang ditampilkan, ia terkesan amat kesusahan tuk Inggris. Sehabis memastikan diri menuju fase 16 besar, laga Inggris vs Belgia dapat memberikan peluang yang cocok untuk Southgate buat merehatkan Sterling serta bereksperimen dengan punggawa yang tidak sama tuk Kane. Punggawa yang dapat dimainkan merupakan Marcus Rashford, yang main amat mempesona vs Kosta Rika di laga friendly pamungkas The Three Lions.

4. Meksiko Team paling mantap di CONCACAF – Panama sudah pasti 100 persen tertendang dari Piala Dunia 2018. Mereka musti balik lebih awal sehabis mengalami 2 hasil negatif berturut-turut di Grup G. Panama malah mempunyai perbedaan skor yang lebih jelek dari Arab Saudi. Saudi setidak-tidaknya memperlihatkan penampilan yang layak di laga ke-2 mereka vs Uruguay, dan Panama makin bertambah jelek semenjak laga vs Belgia. Sehabis Kosta Rika pun tertendang usai mengalami 2 hasil negatif berturut-turut, Meksiko merupakan salah satu team CONCACAF yang menciptakan catatan mempesona di Rusia. Terlepas dari itu, tim nasional Inggris sendiri sekarang jadi salahsatu favorit kuat di kompetisi Piala Dunia 2018. Mereka sekarang telah 100% pasti menembus fase 16 besar, setelah mereka meraih hasil positif di dua pertandingan pertama mereka, yaitu saat vs Tunisia serta Panama. Jadi, apapun result di laga pamungkas mereka vs Belgia esok, team garapan Gareth Southgate tetap bakal lolos.

Sekian yang dapat kami sampaikan. Semoga artikel yang kami tulis ini dapat memberikan wawasan bagi para pengunjung setia Nobeoff. Berikan komentar Anda di kolom komentar yang sudah kami sediakan. Dan jangan lupa klik tombol share agar artikel ini dapat dibaca oleh banyak pencinta bola lainnya.

Catatan Agen Bola: Final EFL Cup Antara MU dan Southampton

Jose Mourinho tampak emosional pasca Manchester United menekuk Southampton dengan kedudukan 3-2 di puncak EFL Cup. Suatu sikap yang layak dimaklumi lantaran ini merupakan trofi pertamanya buat Setan Merah. MU meraih kemenangan dengan kedudukan 3-2 atas Soton karena performa apik sang mesin gol Zlatan Ibrahimovic. Striker berumur 35 tahun ini memborong 2 dari 3 gol MU. Sedangkan satu gol lainnya dicetak oleh spesialis laga Wembley, Jesse Lingard. 2 gol yang sempat menghidupkan harapan Soton tuk berpesta dibuat oleh pemain yang diimpor dari Napoli pada Januari lalu, Manolo Gabbiadini. Tidak sedikit catatan menarik pasca ajang MU vs Soton. Tetapi, agen bola hanya merangkum beberapa diantaranya. Apa saja? Penasaran? Simak selengkapnya:

Kesalahan Saat Sesi Pergantian Pemain

Entah apa yang dibayangkan pelatih Southampton, Puel pada menit 83. Ketika itu, Puel memilih tuk menarik keluar Manolo Gabbiadini yang bermain gemilang sepanjang pertandingan dan membikin dua gol. Sebagai gantinya, Puel memainkan Shane Long. Dari sisi taktikal, Long mempunyai kecepatan yang tinggi serta bisa memberi banyak push ke gawang MU. Semacam yang dilakukannya punggawa berkebangsaan Republik Irlandia itu ke gawang Liverpool di partai semifinal. Tapi, moral Gabbiadini lagi dalam kondisi yang bagus pasca mencetak gol. Alhasil, saat Soton kejebolan oleh gol Ibrahimovic di menit ke-87, Puel terpaksa melaksanakan pergantian panik. Striker Jay Rodriguez dimasukkan tuk mereplace Steven Davies. Tapi, tak banyak hal yang dapat dilakukannya. Segi positifnya, tindak bagus yang ditunjukkan Gabbiadini bakal jadi modal apik untuk Soton tuk menyelsaikan Premier League musim ini. Striker asal Italia telah mencetak 5 gol sejak datang saat Januari.

Marcos Rojo Blunder di Pertahanan Kiri

Rojo memberikan satu assits tuk gol yang dibuat oleh Jesse Lingard. Catatan positif pastinya buat pemain dari Argentina. Namun, hal itu diukur dengan memakai standar kontribusi tuk penyerangan. Lalu gimana dengan kontribusi Rojo mengawasi sisi kiri proteksi MU? Rojo bertanggung jawab terhadap gol Gabbiadini yang dianulir di babak pertama. Ketika itu, Rojo memberi ruang yang begitu luas buat Cedric Soares tuk masuk ke kotak pinalti dan memberi umpan silang. Untungnya gol tersebut dianulir wasit. Hal yang serupa lagi-lagi terulang ketika gol James Ward-Prowse memberi umpan crossing yang dituntaskan sebagai gol kesatu Gabbiadini.

Kemampuan assist Rojo juga tak begitu baik. Dia nampak amat kesulitan bila harus mulai membangun agresi. Alih-alih menyalurkan bola ke setiap gelandang semacam Paul Pogba serta Michael Carrick, Rojo justru kian sering menyisir medan pertempuran dan berlama-lama pada bola. Disamping itu, ia pun teledor usai menyokong serangan. Posisinya kerap lowong dan dimanfaatkan pemain Soton. Dengan keadaan seperti ini, so Jose Mourinho musti kembali memikirkan kembali siapa pemain yang sangat cocok di pos bek kiri. Mourinho telah pernah menjajal Luke Shaw, Daley Blind, dan Matteo Darmian di posisi ini. Tapi, sejauh ini tidak ada yang memperoleh kepercayaan permanen. Sebagaimana halnya yang diperoleh Antonio Valencia pos kanan.

Keroposnya Lini Tengah MU

Manchester United sungguh sukses membukukan 3 gol pada ajang final EFL Cup kontra Southampton. Tapi, bukan artinya mereka tampil dengan istimewa. Ada sebagian celah dari gaya bermain tim bimbingan Jose Mourinho. Disamping lini belakang yang keropos, dibuktikan dari kebobolan 2 gol yang terwujud. Lini tengah pun nampak kehilangan kreativitas setelah absennya salah seorang gelandang, Henrikh Mkhitaryan. Agresi yang dikerjakan MU kerap kali cuma mentok di lini tengah. Jesse Lingar serta Juan Mata yang digadang-gadang sebagai inspirasi serangan tidak mampu mengemban peran Mkhitaryan. Mata bahkan musti diganti di awal babak kedua pada Michael Carrick. Sedangkan Lingard, walau mencetak gol, ia tak mampu menjadi penyokong Zlatan Ibrahimovic dengan umpan-umpan membahayakan. Jelas saja Ibrahimovic amat merindukan sosok semacam Mkhitaryan di laga menghadapi Soton. Pasalnya, pemain berkebangsaan Armenia ini mempunyai intelegensi tinggi dalam assist. Ia memiliki pengamatan jeli tuk melihat celah kosong di penjagaan lawan.

Ibrahimovic Sebagai Permata

Kemenangan Manchester United terhadap Southampton di final EFL Cup tersebut harus diakui melalui penampilan terbaik yang ditunjukkan seorang Zlatan Ibrahimovic. Di menit ke-19, mantan penyerang AC Milan mengukir gol perdananya dengan trik istimewa. Ibrahimovic lancar mengeksekusi free kick dari jarak cukup jauh. Bola yang dia kirim ke jaring amat keras dan terukur sampai tak mampu dijangkau Fraser Forster. Sementara, menit ke-87, Ibrahimovic memperlihatkan kematangan mentalnya menjadi seorang juara. Walau mendapatkan pengawasan ketat dari pemain Southampton, pemain berumur 35 tahun ini tetap bisa mencari ruang juga menerima umpan Ander Herrera. Kepala sebagai sarana sundulan Ibrahimovic pun akhirnya sebagai penentu keunggulan MU. Baginya, semacam itu adalah ke-26 tuk MU di musim pertama. Ingat, Ibrahimovic dibeli secara status bebas transfer. Gelar jawara EFL Cup ini pun akan membuat Ibrahimovic melengkapi banyak list medali koleksinya. Pemain yang diimpor dari PSG sekarang sudah punya 30 medali juara dari seluruh kompetisi yang sempat diikutinya.

Cara Membaca Permainan Ala Pelatih Southampton

Pelatih Southampton, Claude Puel sungguh melakukan kekeliruan ketika menarik dari lapangan ke kursi cadangan Manolo Gabbiadini saat menit 83. Tapi, secara umum Puel sanggup menerapkan taktik yang baik terhadap laga final EFL Cup menghadapi Manchester United. MU kini sedang didalam penampilan terbaiknya, menjelang laga final, skuad Jose Mourinho cuma kebobolan 1 gol dari 7 laga yang dimainkan. Jelas ini memperlihatkan kekuatan MU di barisan bertahan. Namun, Puel sanggup membacanya dengan jeli. Soton sanggup mencetak 3 gol gawang David De Gea. Tapi, satu gol Gabbiadini dianulir lantaran offside. Gol sebetulnya masih bisa diperdebatkan mengingat Gabbiadini onside serta pemain Soton lain tak dalam posisi yang menyumbang pengruh permainan. Puel di babak pertama sukses menonaktifkan Juan Mata yang diinginkan jadi pengatur agresi MU. Kesuksesan ini tidak lepas dari pressing besar yang diperankan oleh pemain Soton. Oriel Romeu dan Steven Davis selaku kuncinya. Tapi, pada akhirnya Soton musti menyerah mengingat MU mempunyai skuat yang secara individu setingkat berpengalaman dan mempunyai kualitas. Baca artikel bola lainnya disini https://agenbola.io/category/berita-bola/